- Assalamu'alaikum!Selamat Datang di Lajnah Shopping Center - Toko Online Lajnah Imaillah Indonesia
- SEKARANG!Pesan buku lebih mudah
- SEGERA!Checkout Buku-buku favorit Anda DI SINI!!
AL-MASIH DI HINDUSTAN (Versi Lama)
Rp 8.500 Rp 10.000| Kode | 011-0002 |
| Stok | Tersedia (17) |
| Kategori | Buku, Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad |
- Judul Asli: Masih Hindustan Me (Urdu)
- Penulis: Hz. Mirza Ghulam Ahmad (as)
- Penerjemah: Muhammad Ibnu Ilyas
- Penyunting: Mln. Zafrullah Nasir Mbsy.
- Penerbit: Neratja Press
- Ukuran: 14.8 x 21 cm (A5)
- Isi: xxxii + 136 halaman
- ISBN: 978-602-0884-02-8
- Bahasa: Indonesia
AL-MASIH DI HINDUSTAN (Versi Lama)
Dengan berkat, rahmat dan karunia Allah Taala, buku Al-Masih di Hindustan ini, yang merupakan terjemahan dari karya Pendiri Jemaaat Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as berjudul Masih Hindustan Me, dapat diterbitkan kembali dan sampai ke tangan para pembaca. Buku ini ditulis pada 1896 dan diterbitkan pada 1908, sudah lebih dari 100 tahun yang lalu, namun demikian isi buku ini masih sangat relevan dengan keadaan sekarang, khususnya terkait dengan kepercayaan terhadap sosok Nabi Isa as. Tiga agama besar di dunia, yakni Islam, Kristen dan Yahudi, tentu saja memiliki pandangan dan keyakinan yang berbeda tentang Nabi Isa as. Di dalam Islam sendiri terdapat banyak macam ragam pandangan. Buku ini mengemukakan pandangan lain yang tidak hanya didukung oleh keterangan dari Al-Quran, Hadits, Bible dan fakta-fakta sejarah, tetapi juga bukti-bukti otentik lainnya yang diuraikan dalam empat bab.
Keempat bab tersebut menguraikan tentang:
- Nabi Isa as diturunkan dari salib dalam keadaan masih hidup.
- Nabi Isa as selamat dari kematian di atas salib.
- Keterangan para pakar ilmu kesehatan yang menerangkan bahwa nabi Isa as diturunkan dari salib dalam keadaan masih hidup.
- Keterangan buku-buku sejarah tentang pengembaraan nabi Isa as setelah peristiwa penyaliban.
Pada bagian akhir buku ini juga dilampirkan referensi-referensi yang dijadikan landasan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as dalam menulis buku ini, yang telah dikumpulkan oleh mantan Imam Mesjid Al-Fadhl, London, Maulud Ahmad Khan.
AL-MASIH DI HINDUSTAN (Versi Lama)
| Berat | 170 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.742 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
29%
Rp 12.000 Rp 17.000
30%
Fitrat suci tiap insan yang beriman mengatakan bahwa tiada sesuatu di dunia ini menempati kedudukan paling luhur lagi mulia dalam hatinya selain Wujud Allah. Kecintaan kepada-Nya menuntut manusia untuk berdzikir kepada-Nya. Akan tetapi, timbul soal, bagaimanakah cara yang sebenarnya berdzikir Ilahi itu? Untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan itu, pembaca yang budiman dipersilakan membaca serta mengkaji… selengkapnya
Rp 7.000 Rp 10.00020%
Sir Sayyid Ahmad Khan (yang namanya telah disebutkan di dalam buku Aainah Kamalati-Islam) menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Ad-Du’a wal Istijaba‘ untuk memperlihatkan bahwa pengabulan doa bukanlah sesuatu yang nyata, melainkan hanya suatu perasaan tertentu di dalam hati si pendoa bahwa doanya sudah terkabul. Dikarenakan pendapatnya itu sangat bertentangan dengan akidah Islam mengenai pengabulan doa sebagaimana… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 15.00015%
Buku Itmamul Hujjah ini terbit ketika seorang ulama di Amritsar bernama Maulvi Rusul Baba Amritsari menerbitkan sebuah buku (Hayaatul Masiih) untuk menulis bahwa Isa Al-Masih a.s tidak wafat, melainkan masih hidup di langit. Ia mengumumkan akan memberi hadiah uang sejumlah 1000 Rupee bagi siapa saja yang dapat membuktikan bahwa Nabi Isa ibnu Maryam a.s sudah… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.00015%
Jihad, seringkali disalah-pahami dan disalah-artikan baik di kalangan Muslim maupun non-Muslim, sebagai “Al-Qital” yaitu berperang atau mengangkat senjata melawan orang kafir. Bahkan jihad, telah dimaknai lebih sempit lagi, yaitu mengangkat senjata untuk diarahkan kepada setiap orang, siapa saja, yang dianggap “kafir”. Oleh karena itu, tidak sedikit masyarakat Barat yang kerap mengasosiasikan jihad dengan ekstremisme, radikalisme… selengkapnya
Rp 22.000 Rp 26.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.