- Assalamu'alaikum!Selamat Datang di Lajnah Shopping Center - Toko Online Lajnah Imaillah Indonesia
- SEKARANG!Pesan buku lebih mudah
- SEGERA!Checkout Buku-buku favorit Anda DI SINI!!
PIDATO SIALKOT
Rp 22.000 Rp 25.000Kode | 011-0029 |
Stok | Tersedia (10) |
Kategori | Buku, Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad |
- Judul Asli: Islam Aor Is Mulk Ke Dusre Mazahib (Urdu)
Lecture Sialkot (Inggris)
British Government and Jihad (English) - Penulis: Hz. Mirza Ghulam Ahmad (as)
- Penerjemah: R. Ahmad Anwar, Mln. Abdul Wahab, Mbsy
- Penyunting: Ekky O. Sabandi
- Penerbit: Neratja Press, 2019
- Edisi: Cetakan 3, 2019
- Ukuran: 14.8 x 21 cm
- Isi: xiv+ 84 halaman
- ISBN: 978-602-0884-36-3
- Bahasa: Indonesia
PIDATO SIALKOT
Hadhrat Mirza Ghulam Ahmadas (1835-1908) Pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah Internasional lahir di Qadian, sebuah Desa di pinggiran Proinsi Punjab, India, adalah seorang Pembaharu Samawi yang diutus di akhir zaman sebagai Al-Masih dan Al-Mahdi. Beliau diutus oleh Allah Ta’ala sebagai penyempurnaan nubuwatan baik yang tertulis dalam Bible, Al-Quran maupun Hadits, dengan tugas utama
untuk membawa kembali Islam kepada ajarannya dan keindahannya yang suci murni, serta membawa kembali umat manusia kepada Khaliq-nya.
Pidato Sialkot disampaikan dalam bahasa Urdu oleh AlMasih dan Al-Mau’udas pada 2 November 1904 di hadapan sebuah pertemuan akbar yang dihadiri oleh umat Hindu dan Muslim. Dalam pidatonya, Al-Masih Al-Mau’ud as bersabda, sekalipun semua agama berasal dari Allah Ta’ala, akan tetapi Islam adalah satu-satunya agama yang hidup, karena hanya Islam saja lah yang terus menerus dipelihara oleh Allah Ta’ala melalui komunikasi Ilahiyah.
PIDATO SIALKOT
Berat | 147 gram |
Kondisi | Baru |
Dilihat | 3.079 kali |
Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
20%
Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., Imam Mahdi dan Masiḥ Mau’ud (Almasih Yang Dijanjikan), telah menulis buku Chashma-e-Masihi pada bulan Maret 1906 dalam menjawab sebuah buku yang ditulis oleh seorang Kristen. Orang tersebut mencoba untuk membuktikan bahwa Alquran tidak berisi ajaran baru dan Hadhrat Muhammad saw, na‘udzubillāh hanya menyalinnya dari narasi kitab-kitab Injil terdahulu. Masīḥ Mau‘ūd… selengkapnya
Rp 32.000 Rp 40.00027%
Dari tahun 1896 hingga 1914 wabah Pes meruntuhkan negeri India, terutama provinsi Punjab. Selama masa-masa genting ini, ketika kota-kota dilanda bencana wabah, Pemerintah Inggris melakukan upaya penyelamatan dari pandemi ini melalui suntikan vaksin. Pada kondisi inilah Mirza Ghulam Ahmad dari Qadian menulis buku Bahtera Nuh pada tahun 1902. Di buku ini beliau menulis uraian tentang… selengkapnya
Rp 22.000 Rp 30.00040%
Buku ini merupakan pidato Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud a.s. yang disampaikan pada acara Jalsah Salanah 1905, di Mesjid Aqsa, Qadian. Buku ini tidak termasuk dalam Rukhani Khazain, yakni kumpulan buku-buku Hadhrat Masih Mau’ud as., karena buku ini bukan sebuah karya tulis beliau, melainkan hanya sebuah pidato yang dibukukan.Adapun yang melatarbelakangi adanya pidato ini… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 20.0005%
Buku ini secara mendalam menjelaskan empat pokok inti ajaran Islam yaitu pertama, menjelaskan tentang Agama Islam, apa maksud dan tujuan kita beragama; mengapa kita harus memilih Islam sebagai agama kita dan berkat-berkat dan kemajuan apa yang dapat kita peroleh ketika kita memilih Islam sebagai agama kita. Kedua, menjelaskan tentang Allah swt, dijelaskan berdasarkan pengalaman Hadhrat… selengkapnya
Rp 62.000 Rp 65.00011%
Buku ieu, maparin pangaweruh nu mukakeun pikiran urang kana perkara ahir zaman anu samemehna teu acan kaimeutan, atawa urang sering kaliru dina neuleumanana. Perkara ahir zaman, Nabi urang MuhammadS.a.w. seueur ngadawuhkeun dina sababaraha riwayat yen di hiji sisi, ahir zaman mangrupa mangsa dimana Islam baris ngalaman kamunduran, di sisi lianna Nabi MuhammadS.a.w. maparin kabar suka… selengkapnya
Rp 42.000 Rp 47.00020%
Sir Sayyid Ahmad Khan (yang namanya telah disebutkan di dalam buku Aainah Kamalati-Islam) menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Ad-Du’a wal Istijaba‘ untuk memperlihatkan bahwa pengabulan doa bukanlah sesuatu yang nyata, melainkan hanya suatu perasaan tertentu di dalam hati si pendoa bahwa doanya sudah terkabul. Dikarenakan pendapatnya itu sangat bertentangan dengan akidah Islam mengenai pengabulan doa sebagaimana… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 15.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.