- Assalamu'alaikum!Selamat Datang di Lajnah Shopping Center - Toko Online Lajnah Imaillah Indonesia
- SEKARANG!Pesan buku lebih mudah
- SEGERA!Checkout Buku-buku favorit Anda DI SINI!!
PERLUNYA SEORANG IMAM
Rp 17.000 Rp 25.000| Kode | 011-0027 |
| Stok | Tersedia (5) |
| Kategori | Buku, Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad |
- Judul Asli: Darurat-ul-Imam (Urdu)
British Government and Jihad (English) - Penulis: Hz. Mirza Ghulam Ahmad (as)
- Penerjemah: Hafizur Rahman
- Penyunting: Ekky O. Sabandi
- Penerbit: Neratja Press
- Edisi: Cetakan Keenam, Mei 2017
- Ukuran: 14.8 x 21 cm
- Isi: xii + 82 halaman
- ISBN: 978-602-0884-09-7
- Bahasa: Indonesia
PERLUNYA SEORANG IMAM
Hazrat Ahmad as memulai buku ini dengan merujuk pada sebuah Hadist yang mengatakan bahwa mereka yang tidak mengenali Imam zamannya, jika ia wafat maka ia wafat dalam keadaan kebodohan (jahiliyah). Hadist ini kiranya cukup bagi seorang yang takut kepada Tuhan untuk mencari siapa yang menjadi Imam dalam zamannya. Beliau selanjutnya mengatakan bahwa arti Imam tidak hanya berarti orang yang mendapat mimpi, kasyaf atau wahyu saja.
Arti Imam lebih luas lagi dari pengertian tersebut karena yang membedakan adalah apakah nama Imam itu telah tersurat di langit sebagai seorang Imam dari zamannya.
Ciri-ciri seorang Imam zaman adalah:
1. Memiliki karakter yang menonjol kuat. Karena seorang Imam harus menghadapi para pelaku anarkis yang
bermental rendah, maka ia harus memiliki moral tinggi yang menjadikannya dapat menahan amarahnya.
2. Memiliki kemampuan Imamat yaitu ia harus memiliki kecenderungan untuk terus maju di jalan yang benar,
mencari keridhoan Tuhan, pengagungan Tuhan dan lain-lain ciri seorang Imam.
3. Memiliki pengetahuan yang luas. Karena Imamat mengharuskan yang bersangkutan memiliki kecenderungan untuk terus maju di jalan yang benar maka ia harus mengendalikan semua kekuatannya untuk mencapai tujuan tersebut serta ia harus menyibukkan dirinya dengan doa agar Tuhan memberinya pengetahuan lebih.
4. Teguh pendirian, tidak mengenal lelah atau pun putus asa serta tidak boleh mengendur dalam upayanya.
5. Selalu meminta pertolongan Tuhannya. Apa pun tantangan yang dihadapinya, ia hanya bertumpu kepada Allah swt dan meminta pertolongan-Nya dan meyakini bahwa pertolongan itu akan datang.
6. Ia harus sedemikian rupa sehingga Tuhan memberinya kasyaf dan wahyu. Terutama melalui wahyulah seorang Imam memperoleh pengetahuan spiritual dari Tuhannya.
Setelah menguraikan persyaratan seorang Imam zaman, lalu beliau menyatakan bahwa dirinyalah yang menjadi Imam pada zaman sekarang dan beliau telah memenuhi semua persyaratan di atas. Buku ini juga mencantumkan sebuah surat dari Maulvi Abdul Karim kepada salah satu sahabatnya. Tercantum juga catatan tentang pajak penghasilan dan sebuah tanda baru dari Tuhan.
PERLUNYA SEORANG IMAM
| Berat | 177 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.504 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
12%
Dengan penuh syukur dan rasa bangga,Kami mempersembahkan buku Pardah dalam versi terjemahan bahasa Indonesia, yang sebelumnya telah diterbitkan oleh Lajnah Imaillah USA dengan judul “Pardah -The Path to Success for Every Muslim Woman”. Buku ini merupakan kumpulan khutbah dan nasihat berharga dari para Khalifah ahmadiyah tentang pentingnya pardah dalam kehidupan seorang Muslimah. Topik ini, meskipun… selengkapnya
Rp 22.000 Rp 25.0002%
Setiap perbedaan antara wahyu dengan rasionalitas maupun agama dengan logika biasanya berlangsung dengan cara yang tidak rasional. Jika agama dan rasionalitas tidak dapat berjalan dengan bergandeng tangan, mesti ada sesuatu yang sangat keliru dengan salah satu dari keduanya. Apakah Wahyu bisa memainkan peran penting dalam urusan kemanusiaan? Bukankah rasionalitas telah cukup dalam membimbing manusia dalam memecahkan seluruh… selengkapnya
Rp 122.000 Rp 125.0005%
Buku ini dimulai dengan sebuah syair karangan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as yang menggambarkan seperti apa seharusnya seorang manusia yang sempurna itu. Beliau kemudian menguraikan tanda-tanda samawi yang telah diberikan Allah taala guna membantu beliau dan beliau meminta para pengikut agama-agama lainnya untuk juga memberikan tanda-tanda samawi seperti yang telah dilakukan beliau. Beliau mendasarkan ajakan… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 55.00040%
Buku Al-Wasiyat (Urdu) ditulis tahun 1905, menyampaikan kabar suka tentang manifestasi yang kedua dari rahmat Ilahi dalam bentuk Khilafat dan memerinci tentang sebuah lembaga agung untuk membuat pengaturan wasiyat bagi kepentingan agama Islam dan pendirian sebuah pekuburan yang diberi Nama Behishti Maqbara. Dalam buku ini, kabar suka tentang Kudrat Kedua dan adanya Lembaga Khilafat dikemukakan,… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 20.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.