- Assalamu'alaikum!Selamat Datang di Lajnah Shopping Center - Toko Online Lajnah Imaillah Indonesia
- SEKARANG!Pesan buku lebih mudah
- SEGERA!Checkout Buku-buku favorit Anda DI SINI!!
TIRYAQUL QULUB (PENAWAR QALBU)
Rp 52.000 Rp 55.000| Kode | 011-0025 |
| Stok | Tersedia (11) |
| Kategori | Buku, Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad |
- Judul Asli: TIRYATUL QULUB
British Government and Jihad (English) - Penulis: Hz. Mirza Ghulam Ahmad (as)
- Penerjemah: Mln. Mahmud Ahmad Wardi, SHD
- Penerbit: Neratja Press
- Edisi: Cetakan 1, April 2019
- ISBN: 978-602-0884-20-2
- Bahasa: Indonesia
TIRYAQUL QULUB (PENAWAR QALBU)
Buku ini dimulai dengan sebuah syair karangan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as yang menggambarkan seperti apa seharusnya seorang manusia yang sempurna itu.
Beliau kemudian menguraikan tanda-tanda samawi yang telah diberikan Allah taala guna membantu beliau dan beliau meminta para pengikut agama-agama lainnya untuk juga memberikan tanda-tanda samawi seperti yang telah dilakukan beliau.
Beliau mendasarkan ajakan itu pada satu prinsip bahwa suatu agama yang hidup akan selalu menghasilkan orang-orang yang bertidak selaku wakil atau pembantu dari nabinya. Orang-orang itu mampu memperlihatkan kepada dunia bahwa ia (nabi tersebut) masih hidup dalam hal semangat dan berkatnya, dia tidak mati dalam hal ini.
Adalah mutlak bagi seseorang yang dipanuti serta berlaku sebagai perantara dan pemberi keselamatan, berwujud sebagai seorang nabi, dengan melihat rahmat-rahmat kerohanian yang ditunjukkannya.
Yang paling menonjol dari isi buku ini ialah tentang pendakwahan beliau sebagai Al-Masih Yang Dijanjikan. Tanda kebenaran dari pendakwahan beliau ialah, beliau dianugerahi ribuan kabar gaib atau nubuatan yang berhubungan dengan bangsa-bangsa, negara-negara, teman-teman sejawat, para penentang, sanak famili, dan juga mengenai diri beliau sendiri.
Kabar-kabar gaib atau nubuwatan itu zahir secara sempurna tepat pada waktunya masing-masing, sebagai bukti tentang adanya Wujud Tuhan Yang Maha Hidup dan Maha Pengabul Doa, tentang kebenaran Islam dan juga sebagai bukti bahwa beliau datang dari Tuhan.
Salah satu nubuwatan yang paling fenomenal ialah tentang kematian Pandit Lekhram. Lekhram adalah pemimpin golongan Arya Samaj di India yang sangat kotor kata-katanya. Ia menyerang pribadi Rasulullah Saw dan agama Islam dengan katakata penuh makian.
Karena itu, Hadhrat Masih Mau’ud a.s. berdoa kepada Allah Swt tentang Lekhram. Maka beliau diberitahu oleh Allah Swt bahwa Lekhram hanyalah seekor anak sapi yang tidak bernyawa, yang darinya keluar suara lenguhan seekor sapi yang tidak bernilai.
Untuknya sudah ditentukan azab, kepedihan dan hukuman sebagai imbalan dari kata-kata kotornya dan kelancangannya yang pasti akan ia dapatkan.
Setelah menerima khabar ini, Hadhrat Masih Mau’ud a.s. mengumumkan nubuwatan tentang Lekhram bahwa suatu azab yang mematikan akan menimpa Lekhram. Azab itu akan datang dalam jangka waktu 6 tahun. Lekhram akan menjadi korban ‘pedang’ Rasulullah Saw.
Setelah lima tahun lamanya nubuwatan itu berlalu, seseorang yang tak dikenal, telah mencincang Lekhram di rumahnya dengan pisau yang tajam hingga tewas, dan hari itu bergandengan dengan Hari Raya. Kehancuran Lekhram adalah satu bukti yang luar biasa bagi kebenaran Islam, kebenaran Rasulullah Saw dan kebenaran Hadhrat Masih Mau’ud a.s..
Ribuan orang dari berbagai kalangan, dan dari berbagai penjuru Hindustan memberikan kesaksian baik secara lisan maupun tertulis, bahwa apa yang dinubuwatkan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as tentang kematian Lekhram adalah benar dan itu adalah bukti kebenaran Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as.
TIRYAQUL QULUB (PENAWAR QALBU)
| Berat | 530 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.277 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
40%
Buku ini merupakan pidato Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud a.s. yang disampaikan pada acara Jalsah Salanah 1905, di Mesjid Aqsa, Qadian. Buku ini tidak termasuk dalam Rukhani Khazain, yakni kumpulan buku-buku Hadhrat Masih Mau’ud as., karena buku ini bukan sebuah karya tulis beliau, melainkan hanya sebuah pidato yang dibukukan.Adapun yang melatarbelakangi adanya pidato ini… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 20.00023%
Buku ini ditulis pada 1896 dan diterbitkan pada 1908, sudah lebih dari 100 tahun yang lalu, namun demikian isi buku ini masih sangat relevan dengan keadaan sekarang, khususnya terkait dengan kepercayaan terhadap sosok Nabi Isa a.s. Tiga agama besar di dunia, yakni Islam, Kristen dan Yahudi, tentu saja memiliki pandangan dan keyakinan yang berbeda tentang… selengkapnya
Rp 27.000 Rp 35.00021%
Sanajan sering patepang, ari teu papada wawuh mah, tetep baé paharé-haré, itu-itu ieu-ieu. Sakitu téh alus kénéh. Cilakana upami silihcuriga, nyangka kitu nyangka kieu, padahal tacan kantenan. Cara kitu rupina mah anggapan ti balaréa ka Jema’at Ahmadiyah, warawuh nanging teu wanoh, uninga nanging teu loma. Ku kituna, kaémut taya lepatna saupami Ahmadiyah seja mayunan nepangkeun,… selengkapnya
Rp 9.500 Rp 12.00040%
Sebelum menulis buku ini, Hadhrat Ahmadas juga memegang pemahaman dan penafsiran kata ‘nabi’ dan ‘rasul’ sebagaimana kebanyakan umat Islam pada umumnya, bahwa seorang nabi dan rasul itu harus membawa syariat dan agama baru dan bukan mengikuti syariat nabi manapun sebelumnya. Namun kemudian beliau diberi pemahaman oleh Allahswt bahwa hal seperti itu tidak benar, kerena beliauas… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 20.00015%
Buku yang ditulis dalam Bahasa Arab ini merupakan literatur yang teramat indah. Hadhrat Ahmad as memulai dengan peringatan m bagi umat bahwasanya beliau diutus Allah swt melalui wahyu kepada mereka semua. Para malaikat telah turun dari langit ke bumi demi untuk menjadikan kediaman beliau, Qadian, sebagai “Dārul Amān”. Beliau selanjutnya menyatakan bahwa kalau saja manusia… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.00020%
Buku saku yang ditulis oleh Maulana Haji Mahmud Ahmad Cheema H.A. ini dicetak dan diterbitkan kembali mengingat banyak kalangan yang bertanya dan ingin mengetahui pandangan Jemaat Ahmadiyah tentang Tiga Masalah Penting yang menjadi bahasan pokok dalam Buku ini, yakni mengenai: 1. Apakah Nabi Isa as masih hidup di langit atau sudah wafat? Kaum Muslimin percaya… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 15.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.