- Assalamu'alaikum!Selamat Datang di Lajnah Shopping Center - Toko Online Lajnah Imaillah Indonesia
- SEKARANG!Pesan buku lebih mudah
- SEGERA!Checkout Buku-buku favorit Anda DI SINI!!
SYAHADATUL QUR’AN (KESAKSIAN AL-QUR’AN TENTANG TURUNNYA ALMASIH YANGDIJANJIKAN DI AKHIR ZAMAN)
Rp 32.000 Rp 35.000| Kode | 011-0039 |
| Stok | Tersedia (10) |
| Kategori | Buku, Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad |
- Judul Asli: “SYAHADATUL QUR'AN"
- Penulis: Hz. Mirza Ghulam Ahmad (as)
- Penerjemah: Mln. Fazli Umar Faruq
- Penerbit: Neratja Press.,
- Edisi: November 2019
- Halaman: viii + 246 halaman
- ISBN: 978-602-0884-47-9
- Bahasa: Indonesia
SYAHADATUL QUR’AN (KESAKSIAN AL-QUR’AN TENTANG TURUNNYA ALMASIH YANGDIJANJIKAN DI AKHIR ZAMAN)
Judul lengkap buku ini Syahadatul Qur’an ‘ala Nuzulil Masihil Mau’ud fi Aakhirizzaman, yakni Kesaksian Al-Qur’an Mengenai Turunnya Al-Masih Yang Dijanjikan di Akhir Zaman yang dikarang oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., sehubungan dengan diterimanya sepucuk surat yang dikirim oleh seseorang yang bernama Ata Mohammad yang menanyakan apakah beliau Al-Masih Yang Dijanjikan, ataukah Al-Masih Yang Ditunggu-tunggu itu orangnya lain lagi?
Penulis surat itu meyakini bahwa Nabi Isa a.s. telah wafat. Tetapi ia tidak percaya kalau Nabi Isa a.s. yang akan datang kembali itu dari antara para pengikut Rasululullah (shallallahu ‘alaihi wasallam) yang mendakwahkan dirinya sebagai Isa yang dijanjikan. Ia juga mengatakan bahwa meskipun hal ini tercantum di dalam beberapa Hadits, ia tetap tidak percaya karena ia tidak yakin tentang keshahihan Hadits-Haditsnya.
Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. menjawab pertanyaan tersebut dengan tiga sudut pandang, yakni:
Apakah nubuatan-nubuatan Ilahi mengenai kedatangan Al-Masih Akhir Zaman yang tercantum di dalam beberapa hadits itu harus diabaikan hanya karena haditsnya dianggap lemah?
Apakah Al-Qur’an memuat keterangan tentang kedatangan Al-Masih yang Dijanjikan?
Jika kenyataannya nubuatan tersebut benar dan memang sudah terwujud, bagaimana cara memahami bahwa hal tersebut telah tergenapi dalam wujud diri beliau?
Pada bagian penutup Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. mengatakan bahwa jika segala hal yang beliau telah sampaikan itu masih belum memuaskan Ata Mohammad Sahib, maka ia harus menyatakannya dan memohon tandatanda dari Allah Swt.
Sebagai tambahan, beliau memuat suatu catatan khusus di dalam buku ini dengan judul ‘Untuk Perhatian Pihak Pemerintah’. Di dalam catatan itu beliau menekankan bantahan beliau terhadap tuduhan bahwa beliau menentang Pemerintah. Dan untuk membuktikannya beliau kutipkan sebuah tulisan dari Surat Kabar Ishaatus Sunnah yang diterbitkan oleh Maulvi Mohammad Hussain.
SYAHADATUL QUR’AN (KESAKSIAN AL-QUR’AN TENTANG TURUNNYA ALMASIH YANGDIJANJIKAN DI AKHIR ZAMAN)
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.395 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
20%
Sir Sayyid Ahmad Khan (yang namanya telah disebutkan di dalam buku Aainah Kamalati-Islam) menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Ad-Du’a wal Istijaba‘ untuk memperlihatkan bahwa pengabulan doa bukanlah sesuatu yang nyata, melainkan hanya suatu perasaan tertentu di dalam hati si pendoa bahwa doanya sudah terkabul. Dikarenakan pendapatnya itu sangat bertentangan dengan akidah Islam mengenai pengabulan doa sebagaimana… selengkapnya
Rp 12.000 Rp 15.00020%
Buku ini merupakan kumpulan tulisan khutbah fatwa dan ceramah dari Mirza Ghulam Ahmad seorang pendiri jamaah Ahmadiyah tentang Alquran. Isi buku ini akan memberikan gambaran tentang Benarkah Mirza Ghulam Ahmad dan ahmadiyah tidak menghargai Alquran sebagai kitab suci umat Islam? Bagaimanakah nilai Alquran di pandangan Mirza Ghulam dan pengikutnya?
Rp 32.000 Rp 40.00020%
Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s., Imam Mahdi dan Masiḥ Mau’ud (Almasih Yang Dijanjikan), telah menulis buku Chashma-e-Masihi pada bulan Maret 1906 dalam menjawab sebuah buku yang ditulis oleh seorang Kristen. Orang tersebut mencoba untuk membuktikan bahwa Alquran tidak berisi ajaran baru dan Hadhrat Muhammad saw, na‘udzubillāh hanya menyalinnya dari narasi kitab-kitab Injil terdahulu. Masīḥ Mau‘ūd… selengkapnya
Rp 32.000 Rp 40.00015%
Jihad, seringkali disalah-pahami dan disalah-artikan baik di kalangan Muslim maupun non-Muslim, sebagai “Al-Qital” yaitu berperang atau mengangkat senjata melawan orang kafir. Bahkan jihad, telah dimaknai lebih sempit lagi, yaitu mengangkat senjata untuk diarahkan kepada setiap orang, siapa saja, yang dianggap “kafir”. Oleh karena itu, tidak sedikit masyarakat Barat yang kerap mengasosiasikan jihad dengan ekstremisme, radikalisme… selengkapnya
Rp 22.000 Rp 26.00012%
Buku yang ditulis dalam Bahasa Arab ini diterbitkan pada bulan Juli 1893. Latar belakang penulisan buku ini ialah bermula ketika Sayed Abdur Razzaq Qadir Al-Baghdadi mengirim sebuah selebaran dan sepucuk surat dalam Bahasa Arab dari Hyderabad, Deccan (India) kepada Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad. Maksud selebaran dan surat tersebut adalah menyatakan bahwa pendakwahan Hadhrat Mirza Ghulam… selengkapnya
Rp 37.000 Rp 42.00025%
Syukur tiada terhingga kepada Allah Ta’ala, bahwa semata-mata karena karunia dan kasih sayang-Nya Dia telah menganugerahkan taufik untuk sekali lagi menerjemahkan dan menerbitkan buku Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Qadiani, Masih Mau’ud dan Mahdi Mau’ud a.s., yang berjudul “Lecture Ludhiana”. Buku ini ditulis dalam bahasa Urdu. Sebenarnya ini adalah sebuah pidato tertulis Hadhrat Masih Mau’ud a.s…. selengkapnya
Rp 15.000 Rp 20.00012%
Buku yang ada di tangan pembaca ini membahas masalah esensial keimanan. Dengan dukungan kuat penjelasan dari ayat-ayat Alquran, hadis RasulullahSAW, sabda-sabda Imam Mahdi dan pendapat ulama salaf kita mendapatkan jawaban dan keterangan yang benar. Dikatakan, “Nabi dan Rasul pada hakikatnya sama.” Dua istilah tersebut tidak mencerminkan perbedaan, tetapi hanya dipergunakan sesuai dengan konteks yang berlangsung…. selengkapnya
Rp 37.000 Rp 42.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.